Selasa, 15 Juli 2008

MANTERA PEMANGGIL JIN (DARI BUGIS)

Jin menurut bahasa berarti sesuatu yang tersembunyi dan halus, sedangkan syetan ialah setiap yang durhaka dari golongan jin, manusia atau hewan.

Jin dapat dilihat

Dinamakan jin, karena ia tersembunyi wujudnya dari pandangan manusia. Itulah sebabnya jin dalam wujud aslinya tidak dapat dilihat mata manusia. Kalau ada manusia yang dapat melihat jin, maka jin yang dilihatnya itu adalah jin yang sedang menjelma dalam wujud makhluk yang dapat dilihat manusia.

Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Syetan memperlihatkan wujud (diri)nya ketika aku shalat, namun atas pertolongan Allah, aku dapat mencekiknya hingga kurasakan dingin air liurnya di tanganku. Kalau bukan karena doa saudaraku Nabi Sulaiman, pasti kubunuh dia.” (HR Bukhari).

Jin dapat mengubah Bentuk

Setiap makhluk diberi Allah kekhususan atau keistimewaan tersendiri. Salah satu kekhususan jin ialah dapat mengubah bentuk. Misalnya jin kafir (syetan) pernah menampakkan diri dalam wujud orang tua kepada kaum Quraisy sebanyak dua kali. Pertama, ketika suku Quraisy berkonspirasi untuk membunuh Nabi Muhammad SAW di Makkah. Kedua, dalam perang Badr pada tahun kedua Hijriah. (QS Al-Anfaal 8:48).

Memanfaatkan kemampuan Jin

Tidak ada manusia yang bisa melihat jin, dan jika ada manusia yang mengklaim mampu melihat jin, maka orang tersebut sedang bermasalah. Bisa jadi dia mempunyai jin warisan atau pun jin yang didapatkan dari hasil belajar. Kemampuan ini sebetulnya dalam Islam dilarang untuk dimiliki, dan termasuk dalam kategori bekerja sama dengan jin yang menyesatkan (QS Al-Jin 72:6). Meski begitu, dalam kenyataannya, ada orang yang memiliki kemampuan memanggil jin. Melalui suatu doa atau biasa dikenal dengan mantera, manusia memanggil jin untuk suatu keperluan tertentu.

Mantera Pemanggil Jin

Mantera itu bisa dalam berbagai macam bahasa. Tergantung dimana keberadaan jin itu berada. Jin memiliki bahasa sendiri, tapi dia juga mengerti bahasa manusia dimana dia tinggal.

Mantera itu bisa hasil buatan manusia (ciptaan para Waliyullah, ahli hikmah atau bahkan dukun), tapi ada juga yang buatan jin yang diberikan ke manusia. Maksudnya, jin membuat mantera atau kata-kata yang berfungsi sebagai cara untuk memanggilnya. Ingat, jin berusia panjang, karenanya dia ingin memiliki semacam password untuk mengundang dirinya. Itulah yang dikenal sebagai mantera.

Sekaitan dengan ini, Misteri mendapatkan sebuah mantera pemanggil jin yang berasal dari Bugis, Sulawesi Selatan. Tetapi uniknya, jin yang didatangkan ini tergolong jin baik karena berguna untuk membantu memulihkan kesehatan seseorang.

“Pada masa lalu, orang-orang yang biasa bekerja di ladang atau mencari kayu di hutan tentu sangat menguras tenaga,” kata Andi Azwira kepada Misteri. “Untuk memulihkan tenaganya, mereka biasanya mendatangi dukun pijat.”

Rupanya, dukun pijat (urut) ini dalam kerjanya tidak sekadar dengan kemampuannya sendiri, melainkan juga mendatangkan jin.

“Ternyata hasil pijatan dengan bantuan jin ini lebih maksimal,” lanjut Azwira. Menurutnya, jin itu akan merasuk ke dalam raga sang dukun pijat tersebut. Seketika saja, sang dukun akan memijat pasien dengan kemampuan maksimal.

Berikut manteranya:

Undu-undu nafasemu. Undu-undu batimu. Undu-undu nadimu.

Menurut Azwira, meski tampak sederhana lafal mantera itu, tetapi jin yang didatangkan cukup membantu manusia yang membutuhkan. Bahkan dalam arena olahraga, seperti sepakbola, beberapa dukun pijat yang disiapkan untuk mengantisipasi pemain yang terkilir, ada yang menggunakan mantera tersebut. AGUS SISWANTO

4 komentar:

ananta mengatakan...

mantranya di baca berapa kali?

Edy Wiyono mengatakan...

Mantra ini bisa dipercaya apa ndak pak brow?????

Edy Wiyono mengatakan...

Mantra ini bisa dipercaya apa ndak pak brow?????

muhammad abduh mengatakan...

Maaf pa..itu yg kedua undu2 bati mu apa undu2 batinmu..terimakasih